Uji Tuntas dan Tujuannya

Uji tuntas adalah penyelidikan yang perlu dilakukan oleh bisnis atau invidu sebelum membuat suatu perjanjian atau kontrak kerja sama dengan pihak lain atau suatu tindakan dengan standar penanganan tertentu. Uji tuntas ini juga dapat dilakukan sebagai kegiatan pemantauan untuk memastikan integritas diterapkan dalam rantai pasok.

Tujuan uji tuntas

  • Pencegahan fraud untuk menghindari kerja sama dengan entitas atau individu yang menunjukkan integritas buruk dalam situasi sebelumnya
  • Mitigasi Risiko untuk menghindari kerugian dengan menilai reputasi entitas atau individu dengan benar
  • Kepatuhan terhadap Sistem Manajemen Anti-Suap
  • Uji Tuntas untuk menunjukkan bahwa tindakan pencegahan yang sewajarnya sudah dilakukan, hal ini dapat digunakan sebagai pembelaan terhadap dakwaan pelanggaran peraturan.

Risiko reputasi

  • Reputasi merupakan aset bisnis yang paling berharga yang harus dilindungi dari segala kemungkinan risiko yang dapat timbul dari hubungan bisnis dengan pihak lain yang tidak diketahui integritasnya. 
  • Uji tuntas risiko reputasi mencari informasi latar belakang dan intelijen bisnis yang relevan tentang calon mitra, perantara, dan pihak lain yang terkait proyek.
  • Uji tuntas reputasi mengidentifikasi poin data integritas (red flags) seperti pelanggaran di masa lalu, sanksi, tuduhan penipuan dan korupsi, investigasi, dan masalah kredit. Integrity menawarkan uji tuntas reputasi yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan Anda, yaitu standard due diligence dan enhanced due diligence.

Risiko Sosial

  • Risiko sosial berkaitan dengan masalah sosial dalam masyarakat dimana suatu perusahaan beroperasi yang dapat berdampak pada kelangsungan usaha perusahaan. Ketidakmampuan mengelola masalah sosial dalam bisnis perusahaan dapat mengakibatkan terganggunya operasional, masalah hukum, serta kerusakan reputasi.
  • Risiko sosial muncul dari persepsi negatif tentang dampak organisasi terhadap masyarakat. Risiko sosial dari suatu usaha bergantung pada masalah spesifik yang terkait dengan operasi organisasi, sektor industri, dan konteks geografis.
  • Uji tuntas risiko sosial menilai empat komponen dalam kombinasi: masalah, pemangku kepentingan atau kelompok pemangku kepentingan, persepsi negatif tentang organisasi, dan sarana untuk melakukan kerusakan.

Resiko Politik

  • Faktor politik dapat sangat mempengaruhi bisnis di pasar negara berkembang di mana lembaga hukum dan politik seringkali terbelakang dan modal relasional antara bisnis dan birokrat serta elit politik masih menjadi norma. Hubungan bisnis-politik seperti itu biasanya mempengaruhi berbagai industri dengan cara yang berbeda.
  • Uji tuntas risiko politik menyelidiki koneksi dan jaringan pribadi di lingkungan politik yang dapat menciptakan sumber utama risiko dalam bisnis.

Manajemen Risiko Keamanan

  • Kejahatan sudah menjadi ancaman tetap bagi operasi bisnis, terutama yang beroperasi di area berisiko tinggi, yang dapat mengakibatkan kerugian finansial yang sangat besar.
  • Uji tuntas risiko keamanan menilai potensi ancaman keamanan terhadap bisnis di lokasinya atau di sepanjang rute operasionalnya yang membantu bisnis untuk mengembangkan dan menerapkan tindakan pencegahan.

Risiko Korupsi

  • Interaksi dengan perusahaan yang terlibat dalam kegiatan korupsi dan penyuapan

Risiko Penipuan

  • Penggelapan oleh manajer yang mengatur pihak ketiga untuk berinteraksi dengan perusahaan utama
  • Konflik kepentingan

Mencari informasi lainnya?

Tanyakan kepada kami